<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for aikonia</title>
	<atom:link href="http://aikon2.com/hub/?feed=comments-rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://aikon2.com/hub</link>
	<description>a place to grow our mind</description>
	<lastBuildDate>Mon, 16 Apr 2012 12:21:58 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
	<item>
		<title>Comment on Surat si Ika: Why Art Mechandising? by antyo</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=1799&#038;cpage=1#comment-4120</link>
		<dc:creator>antyo</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Apr 2012 12:21:58 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=1799#comment-4120</guid>
		<description>Jangan mau Banting harga. Bener. Lebih bener lagi kit a kasih gratis krn kit a cocok. :-) :-)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan mau Banting harga. Bener. Lebih bener lagi kit a kasih gratis krn kit a cocok. <img src='http://aikon2.com/hub/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' />  <img src='http://aikon2.com/hub/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Folk Mataraman Institute by Agung Setiaji</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=1630&#038;cpage=1#comment-4103</link>
		<dc:creator>Agung Setiaji</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 29 Mar 2012 05:48:59 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=1630#comment-4103</guid>
		<description>keren...ciamiiiikkkkkkkkkkkkkkk.........minthilihir.....rektornya, ketua yayasannya dan para kroni2nya, mhasiswanya, pak bonnya, ibu kantinnya,............</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>keren&#8230;ciamiiiikkkkkkkkkkkkkkk&#8230;&#8230;&#8230;minthilihir&#8230;..rektornya, ketua yayasannya dan para kroni2nya, mhasiswanya, pak bonnya, ibu kantinnya,&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku Desain Grafis dan Ilustrasi? by rico</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=831&#038;cpage=1#comment-4102</link>
		<dc:creator>rico</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 13:42:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=831#comment-4102</guid>
		<description>atau cara yang lebih cepat adalah dengan &#039;googling&#039; nomor ISBN dan judul buku :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>atau cara yang lebih cepat adalah dengan &#8216;googling&#8217; nomor ISBN dan judul buku <img src='http://aikon2.com/hub/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku Desain Grafis dan Ilustrasi? by rico</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=831&#038;cpage=1#comment-4101</link>
		<dc:creator>rico</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2012 13:39:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=831#comment-4101</guid>
		<description>Sebutkan ISBN dari Buku diminati, nanti dikirimi gambar sampulnya deh :D</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Sebutkan ISBN dari Buku diminati, nanti dikirimi gambar sampulnya deh <img src='http://aikon2.com/hub/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on About by Ade Jaya S</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?page_id=5&#038;cpage=1#comment-4098</link>
		<dc:creator>Ade Jaya S</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Mar 2012 23:53:33 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?page_id=5#comment-4098</guid>
		<description>Saya ingin pesan buku berikut:
1. The Sultanate of Banten, Claude Guillot, Gramedia, 1990 (45.000)
2. Banten sebelum zaman islam, Puslit Arkenas, Bentang, 1996 (70.000)
.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ingin pesan buku berikut:<br />
1. The Sultanate of Banten, Claude Guillot, Gramedia, 1990 (45.000)<br />
2. Banten sebelum zaman islam, Puslit Arkenas, Bentang, 1996 (70.000)<br />
.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Proyek Bemo Dimulai? by Bemo, Bemo&#8230;, Coba Bawa Saya.. &#124; Grafisosial</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=1765&#038;cpage=1#comment-4085</link>
		<dc:creator>Bemo, Bemo&#8230;, Coba Bawa Saya.. &#124; Grafisosial</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 12:07:03 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=1765#comment-4085</guid>
		<description>[...] http://aikon2.com/hub/?p=1765 [...]</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>[...] <a href="http://aikon2.com/hub/?p=1765" rel="nofollow">http://aikon2.com/hub/?p=1765</a> [...]</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 70 Tahun Tragedi Nanking by Indra Ganie</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=30&#038;cpage=1#comment-4081</link>
		<dc:creator>Indra Ganie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 07:51:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/tuing/?p=30#comment-4081</guid>
		<description>Terkait dengan kejahatan perang Jepang di Indonesia, BIANG KERUWETAN INI ADALAH BELANDA! Belanda menyatakan perang dengan Jepang pada 08/12/1941 sebagai solidaritas dengan Persemakmuran Inggris dan Amerika Serikat, akibatnya rakyat di negeri ini - dikenal dengan istilah &quot;Hindia Belanda&quot; terkena &quot;getahnya&quot;. Jepang memiliki alasan untuk menyerbu dan merebut negeri ini. Sekutu - dikenal dengan American-British-Dutch-Australian Command (ABDACOM) - hanya bertahan 3 bulan. Negeri ini diserahkan begitu saja kepada Jepang (Kapitulasi Kalijati 1942) dan rakyat yang harus menanggung derita akibat pendudukan Jepang. INI KELAK MENIMBULKAN KERUWETAN TERKAIT DENGAN TUNTUTAN PAMPASAN PERANG ATAU PERTANGGUNG JAWABAN LAINNYA. Jepang berusaha mengelak dari kewajiban/ tanggung jawab tersebut karena ada dasarnya, bahwa JEPANG TIDAK PERNAH PERANG DENGAN INDONESIA SELAMA 1941-5 KARENA NEGARA INDONESIA BELUM ADA! Setahu saya, sempat ada sejumlah perang Indonesia-Jepang perioda 1945-6 antara lain di Semarang, Bandung, Surabaya dan lain-lain - terkait ambil alih kekuasaan sebelum Jepang menyerahkan negeri ini kepada Sekutu (termasuk Belanda). Maka, peluang menuntut tanggung jawab Jepang HANYA TERBATAS UNTUK PERIODA 1945-6 DAN BUKAN 1941-5. Apa yang terjadi pada perioda 1941-5 boleh dinilai sebagai tanggung jawab Belanda. Terkait dengan hal tersebut, JEPANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB KEPADA BELANDA DAN BELANDA HARUS BERTANGGUNG JAWAB KEPADA INDONESIA. Karena ketika Belanda menyatakan perang kepada Jepang, rakyat negeri ini adalah WARGA NEGARA (HINDIA) BELANDA. Sejumlah perlawanan rakyat di negeri ini terjadi saat MEREKA BUKAN/BELUM MENJADI WARGA NEGARA INDONESIA.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terkait dengan kejahatan perang Jepang di Indonesia, BIANG KERUWETAN INI ADALAH BELANDA! Belanda menyatakan perang dengan Jepang pada 08/12/1941 sebagai solidaritas dengan Persemakmuran Inggris dan Amerika Serikat, akibatnya rakyat di negeri ini &#8211; dikenal dengan istilah &#8220;Hindia Belanda&#8221; terkena &#8220;getahnya&#8221;. Jepang memiliki alasan untuk menyerbu dan merebut negeri ini. Sekutu &#8211; dikenal dengan American-British-Dutch-Australian Command (ABDACOM) &#8211; hanya bertahan 3 bulan. Negeri ini diserahkan begitu saja kepada Jepang (Kapitulasi Kalijati 1942) dan rakyat yang harus menanggung derita akibat pendudukan Jepang. INI KELAK MENIMBULKAN KERUWETAN TERKAIT DENGAN TUNTUTAN PAMPASAN PERANG ATAU PERTANGGUNG JAWABAN LAINNYA. Jepang berusaha mengelak dari kewajiban/ tanggung jawab tersebut karena ada dasarnya, bahwa JEPANG TIDAK PERNAH PERANG DENGAN INDONESIA SELAMA 1941-5 KARENA NEGARA INDONESIA BELUM ADA! Setahu saya, sempat ada sejumlah perang Indonesia-Jepang perioda 1945-6 antara lain di Semarang, Bandung, Surabaya dan lain-lain &#8211; terkait ambil alih kekuasaan sebelum Jepang menyerahkan negeri ini kepada Sekutu (termasuk Belanda). Maka, peluang menuntut tanggung jawab Jepang HANYA TERBATAS UNTUK PERIODA 1945-6 DAN BUKAN 1941-5. Apa yang terjadi pada perioda 1941-5 boleh dinilai sebagai tanggung jawab Belanda. Terkait dengan hal tersebut, JEPANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB KEPADA BELANDA DAN BELANDA HARUS BERTANGGUNG JAWAB KEPADA INDONESIA. Karena ketika Belanda menyatakan perang kepada Jepang, rakyat negeri ini adalah WARGA NEGARA (HINDIA) BELANDA. Sejumlah perlawanan rakyat di negeri ini terjadi saat MEREKA BUKAN/BELUM MENJADI WARGA NEGARA INDONESIA.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on 70 Tahun Tragedi Nanking by Indra Ganie</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=30&#038;cpage=1#comment-4080</link>
		<dc:creator>Indra Ganie</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Feb 2012 07:49:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/tuing/?p=30#comment-4080</guid>
		<description>Saya mendapat kesan bahwa Jepang adalah (mantan) penjajahan yang terlupakan - terutama di Indonesia! Agaknya Jepang beruntung bahwa perioda penjajahannya terbilang singkat dan terjepit pula. Sejak awal penjajahan hadir di Nusantara pada 1511 – ketika Portugis mencaplok Malaka – hingga Kapitulasi Kalijati 1942 yang mengakhiri penjajahan Belanda, perioda ini adalah full perioda penjajahan Barat. Setelah Perang Dunia-2 berakhir pada 1945, Indonesia harus kembali berhadapan dengan imperialisme Barat – dengan istilah “Sekutu” – dan berakhir pada 1962, saat Irian Barat harus diserahkan Belanda. Dengan demikian ingatan bersama bangsa ini yang paling dalam adalah penjajahan Barat. Untuk waktu ke depan, tidak hanya perihal penjajahan Barat (termasuk segala kejahatannya) yang disimak lebih jauh, namun juga perihal pendudukan Jepang (1942-5). Walau “hanya” sekitar 3,5 tahun, pendudukan Jepang berdampak luar biasa. Dari segi jumlah warga yang tewas terdapat angka yang begitu fantastis – sekitar 4 juta, akibat kekejaman dan kelalaian pemerintah pendudukan. Saya menilai tulisan, penelitian, monumen atau apapun yang dapat mengingat perioda pendudukan Jepang masih relatif sedikit dibanding hal yang sama dengan penjajahan Barat. Juga harus diwaspadai bahwa Jepang belum berhenti bermimpi menjadi pemimpin Asia-Pasifik, dan mimpi tersebut mendapat restu diam-diam dari Amerika Serikat – mantan musuhnya pada Perang Dunia-2. AS butuh Jepang untuk membendung pengaruh Cina dan Korea Utara. Di dalam negeri Jepang sempat muncul suara-suara yang ingin mengubah konsep militer Jepang yang defensif menjadi ofensif, terlebih Jepang terlibat sengketa wilayah dengan Cina. Terkait dengan Indonesia, harus diwaspadai penjajahan Jepang jilid-2 antara lain melalui berbagai bantuan yang sebagian besar adalah berbentuk pinjaman – artinya HUTANG! Ini jelas membebani APBN kita yang seharusnya berguna untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Oh ya, ada lagi yang perlu diingat bahwa apa yang disebut “Indonesia Japan Economic Partnership Agreement” / IJEPA yang diteken pada 2007 dinilai sejumlah anak bangsa sebagai bentuk penjajahan Jepang jilid-2, antara lain IJEPA merupakan sebuah bentuk strategi keamanan energi Jepang, terutama untuk gas alam dan batubara. Pengiriman gas ke Jepang bukannya tanpa risiko, karena kedaulatan dan ketahanan energi (energy security) Indonesia akan terancam, karena gas bukanlah energi terbarukan. Krisis energi yang saat ini tengah mengemuka dalam politik global hendaknya menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk melakukan pengamanan pasokan energi di dalam negeri, untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, pertanian dan industri dalam negeri secara berkelanjutan. Dengan demikian, JEPANG BELUM BERHENTI MELANJUTKAN PENJAJAHAN DI INDONESIA! Jangan sampai rakyat Indonesia hanya mengenal dan terpukau dengan Jepang sebagai penghasil barang murah, film kartun dan games!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya mendapat kesan bahwa Jepang adalah (mantan) penjajahan yang terlupakan &#8211; terutama di Indonesia! Agaknya Jepang beruntung bahwa perioda penjajahannya terbilang singkat dan terjepit pula. Sejak awal penjajahan hadir di Nusantara pada 1511 – ketika Portugis mencaplok Malaka – hingga Kapitulasi Kalijati 1942 yang mengakhiri penjajahan Belanda, perioda ini adalah full perioda penjajahan Barat. Setelah Perang Dunia-2 berakhir pada 1945, Indonesia harus kembali berhadapan dengan imperialisme Barat – dengan istilah “Sekutu” – dan berakhir pada 1962, saat Irian Barat harus diserahkan Belanda. Dengan demikian ingatan bersama bangsa ini yang paling dalam adalah penjajahan Barat. Untuk waktu ke depan, tidak hanya perihal penjajahan Barat (termasuk segala kejahatannya) yang disimak lebih jauh, namun juga perihal pendudukan Jepang (1942-5). Walau “hanya” sekitar 3,5 tahun, pendudukan Jepang berdampak luar biasa. Dari segi jumlah warga yang tewas terdapat angka yang begitu fantastis – sekitar 4 juta, akibat kekejaman dan kelalaian pemerintah pendudukan. Saya menilai tulisan, penelitian, monumen atau apapun yang dapat mengingat perioda pendudukan Jepang masih relatif sedikit dibanding hal yang sama dengan penjajahan Barat. Juga harus diwaspadai bahwa Jepang belum berhenti bermimpi menjadi pemimpin Asia-Pasifik, dan mimpi tersebut mendapat restu diam-diam dari Amerika Serikat – mantan musuhnya pada Perang Dunia-2. AS butuh Jepang untuk membendung pengaruh Cina dan Korea Utara. Di dalam negeri Jepang sempat muncul suara-suara yang ingin mengubah konsep militer Jepang yang defensif menjadi ofensif, terlebih Jepang terlibat sengketa wilayah dengan Cina. Terkait dengan Indonesia, harus diwaspadai penjajahan Jepang jilid-2 antara lain melalui berbagai bantuan yang sebagian besar adalah berbentuk pinjaman – artinya HUTANG! Ini jelas membebani APBN kita yang seharusnya berguna untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. Oh ya, ada lagi yang perlu diingat bahwa apa yang disebut “Indonesia Japan Economic Partnership Agreement” / IJEPA yang diteken pada 2007 dinilai sejumlah anak bangsa sebagai bentuk penjajahan Jepang jilid-2, antara lain IJEPA merupakan sebuah bentuk strategi keamanan energi Jepang, terutama untuk gas alam dan batubara. Pengiriman gas ke Jepang bukannya tanpa risiko, karena kedaulatan dan ketahanan energi (energy security) Indonesia akan terancam, karena gas bukanlah energi terbarukan. Krisis energi yang saat ini tengah mengemuka dalam politik global hendaknya menjadi pelajaran bagi Indonesia untuk melakukan pengamanan pasokan energi di dalam negeri, untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga, pertanian dan industri dalam negeri secara berkelanjutan. Dengan demikian, JEPANG BELUM BERHENTI MELANJUTKAN PENJAJAHAN DI INDONESIA! Jangan sampai rakyat Indonesia hanya mengenal dan terpukau dengan Jepang sebagai penghasil barang murah, film kartun dan games!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Tertarik dengan Buku Fotografi dan Videografi? by Pranomo</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=819&#038;cpage=1#comment-4075</link>
		<dc:creator>Pranomo</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 16 Feb 2012 06:32:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=819#comment-4075</guid>
		<description>Kalo buku yang kusus membahas tentang komposisi videografi beserta motivasi shot apa ya? Dan kalau mau pesan caranya bagaimana.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalo buku yang kusus membahas tentang komposisi videografi beserta motivasi shot apa ya? Dan kalau mau pesan caranya bagaimana.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Buku Desain Grafis dan Ilustrasi? by Irvan Carmen</title>
		<link>http://aikon2.com/hub/?p=831&#038;cpage=1#comment-4061</link>
		<dc:creator>Irvan Carmen</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 11:44:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://aikon2.com/hub/?p=831#comment-4061</guid>
		<description>buku-bukunya menarik, sayang tidak ada imagenya jadi kurang kebayang, tq</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>buku-bukunya menarik, sayang tidak ada imagenya jadi kurang kebayang, tq</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

